Klik Disini!

Mengetahui Perkembangan Bayi 0 - 3 Bulan

Senin, 30 Januari 2017

Aspek Perkembangan Bahasa 

Ayah-Bunda, pada tiga tahun pertama kehidupannya, otak si kecil sedang berkembang dengan pesat. Hal ini merupakan periode yang intensif dalam perkembangan kemampuan bicara dan bahasa bayi. Keterampilan berbahasa ini akan berkembang melalui suara yang didengar, hal yang dilihat serta paparan yang konsisten didapatkannya dari pembicaraan dan bahasa orang disekitar bayi.


Pada saat si kecil berusia 2 tahun, ia akan mengalami peningkatan jumlah kosakata yang pesat atau biasa disebut masa "ledakan bahasa". Kata - kata yang baru serta kata - kata yang telah dipelajari diproses untuk memahami konsep - konsep di lingkungan sekitarnya. Si kecil mulai banyak mengeksplorasi dunia sekitar mereka dengan bahasa. Tak jarang pertanyaan "ini apa?" muncul dari dirinya. Benar Bukan, Ayah-Bunda ?

Kemampuan si kecil dalam berbahasa ini terdiri dari dua aspek, Ayah-Bunda, yaitu kemampuan ekspresif dan kemampuan reseptif. Kemampuan ekspresif adalah kemampuan untuk menghasilkan suara atau kata secara lisan, isyarat atau gestur, atau bentuk tertulis untuk menyampaikan pesan. Kemampuan reseptif adalah kemampuan untuk memproses dan memahami pesan dari bahasa, baik tertulis, lisan, maupun isyarat atau gesture. Ayah-Bunda, bagaimana kamampuan berbahasa si kecil saat ini.

Aspek Perkembangan Bayi Usia 0-3 Bulan

Sensory Bottles For Baby

Rabu, 25 Januari 2017

"Sensory Bottles For Baby"

Sensory Bottles

Cara Merawat Bayi - Mengajak si baby untuk ber-sensory play bukanlah hal yang sulit, Bunda. Pada usia ini, umumnya bayi masih melalui fase oral yang sangat tinggi. Hampir segala benda yang ia temui akan ia masukan kedalam mulutnya. Oleh sebab itu, akan lebih aman jika Bunda mengajaknya bermain sensory dalam wadah tertentu seperti botol. Nah, kali ini, mari kita membuat sensory bottle yang aman dan menarik untuk si kecil ! Bunda bisa juga bisa melepaskan penat dengan membuat prakarya di rumah.

Alat dan Bahan : 
Botol, water beads, air, mainan kecil, sabun cuci piring

Cara Membuat dan Bermain : 
Bunda dapat memasukan water beads yang telah mengembang serta mainan kecil kedalam botol. Kemudian, masukkanlah sasbun cuci piring dan sedikit air. Goyangkan dengan lembut botol tersebut di hadapan bayi Bunda. Maka, si kecil akan berusaha memperhatikannya. Sensory bottle ini juga mampu menenangkan si kecil saat ia sedang menangis lho, Bunda sehingga sensory bottle ini biasa juga sebagai calm bottle.

Manfaat Aktivitas ini : 
  • Sensory play
  • Menstimulasi indra penglihatan.
  • Menstimulasi rasa ingin tahu dan imajinasi bayi.
  • Menenangkan bayi. 

Mainan Bertangkai

"Mainan Bertangkai" 

Mainan Bertangkai

Cara Merawat Bayi - Pada satu bulan pertama awal usianya, bayi memiliki refleks menggenggam jika jari kita disentuhkan ke telapak tangannya. Refleks tersebut akan mulai hilang seiring dengan perkembangan usianya. Ayah-Bunda dapat menstimulasi gerakan mengenggam ini dengan memberikan mainan bertangkai kepada si kecil. Mainan ini bisa berupa replika buah-buahan dari karet atau plastik yang food frade, tidak tajam, serta bersih dan aman untuk digenggam dan digigit baby. Jangan lupa untuk mengawasi baby jangan sampai menelan mainan tersebut ya, Ayah-Bunda. 

Alat dan Bahan : 
Mainan Bertangkai

Cara Bermain : 
Ayah-Bunda dapat mendekatkan mainan ini ke tangan baby. Biarkan ia mengenggam tangkainya. Baby akan menggoyang-goyangkan mainan tersebut dan biasanya akan berusaha memasukannya ke mulutnya. 

Manfaat Aktivitas ini : 
  • Menstimulasi perkembangan motorik halus.
  • Menguatkan otot-otot jari bayi.

Berguling di Atas Gymball

"Berguling di Atas Gym ball"

Berguling di Atas Gym ball

Cara Merawat Bayi - Bermain bola ternyata juga dapat dilakukan oleh bayi di bawah enam bulan lho, Bunda. Apakah saat hamil dahulu Bunda memiliki gymnastic ball sebagai media tambahan saat senam hamil? Jika ya, Bunda dapat memanfaatkannya sebagai sarana bermain si kecil. 

Alat dan Bahan
Bola Gym atau bola besar

Cara Beramain : 
Bunda dapat meletakan baby di atas gym ball tersebut dengan berbagai posisi, baik terlentang maupun tengkurap untuk memberi kesempatan menggerakan seluruh otot tubuhnya, Pastikan Bunda memegang erat tubuhnya, ya. Gulingkanlah bola tersebut sehingga bayi akan bergerak mengikuti gerak bola. Selamat Berguling, Sayang!

Manfaat Aktivitas ini : 
  • Menstimulasi indra vistibular (indra yang memberi informasi mengenai posisi tubuh dalam ruang, terkait gerakan dan keseimbangan). 
  • Menstimulasi perkembangan otot-otot bayi.
  • Menstimulasi perkembangan motorik kasar bayi

Aku Bisa Tengkurap Sendiri!

Senin, 23 Januari 2017

"Aku Bisa Tengkurap Sendiri"

Aku Bisa Tengkurap Sendiri

Selain menstimulasi dengan menengkurapkannya secara berkala, Ayah-Bunda juga Dapat menstimulasi si kecil agar dapat tengkurap sendiri. Ayah-Bunda dapat berbaring di dekat bayi agar ia memiringkan tubuhnya ke arah tersebut, maupun meletakan mainan disampingnya agar ia berusaha meraihnya. Pada umumnya si kecil mampu tengkurap sendiri di rentang usia 3-6 bulan kini saatnya aku bisa tengkurap sendiri, Bunda !

Alat dan Bahan :
Boneka atau mainan lain yang dapat menarik perhatian baby.

Cara Bermain : Ayah-Bunda dapat meletakan boneka/mainan lain yang menarik bagi si kecil. Letakanlah di samping si kecil agar ia berusaha untuk meraihnya dengan cara membalikan tubuhnya. Semangat !

Manfaat Aktivitas ini : 
  • Menstimulasi perkembangan motorik kasar
  • Menstimulasi rasa ingin tahu
  • Kemampuan menyelesaikan masalah.

Manfaat Bayi Miring, Berguling, dan Tengkurap

"Miring, Berguling, dan Tengkurap"

Bayi Tengkurap

Pada usia 3 bulan, umumnya bayi mulai dapat tengkurap sendiri meski belum dapat membalikan tubuhnya kembali. Akan tetapi, sebelum usia 3 bulan, Ayah-Bunda boleh sesekali menengkurapkan si kecil. Ayah-Bunda dapat melatih kemampuannya berguling secara perlahan - lahan. Saat bayi berada dalam posisi terlentang, miringkanlah badannya dimulai dari kakinya, tangannya, tubuhnya baru kepalanya. Hal ini bertujuan agar bayi mengetahui bahwa gerakan tersebut dapat membuatnya berubah posisi. Jika bayi sudah dapat tengkurap sendiri dari posisi miring, stimulasi kembali bayi Bunda agar dapat tengkurap dari posisi terlentang. Saat diposisikan tengkurap, si kecil akan belajar mengangkat kepalanya, mulai dari membentuk sudut 30 derajat, 45 derajat, hingga kemudian sempurna 90 derajat. Selain itu, tengkurap juga dapat menggunakan otot leher si kecil. Bunda dapat menengkurapkan si kecil 2-5 menit atau hingga si kecil terlihat kelelahan. Jangan lupa untuk membantu ia untuk membalikan badannya kembali ya, Bunda.

Manfaat Aktivitas ini :

  • Menggunakan otot leher.
  • Mengetahui bahwa posisinya akan berubah jika lakukan sebuah gerakan
  • Menstimulasi perkembangan motorik kasar.

Manfaat Membacakan Cerita Untuk Bayi

"Membaca Cerita"

Membaca Cerita 

Ayah-Bunda, meski si kecil saat ini belum dapat mengerti apa yang bunda ceritakan, namun aktivitas membacakan cerita ini dapat Ayah-Bunda lakukan meski ia masih bayi. Kegiatan membaca cerita ini dapat mendekatkan Bonding antara bayi dengan orang tua. Baby juga dapat melihat gambar - gambar yang ada dalam buku bergambar tersebut serta stimulasi indra penglihatannya. Selain itu, kosa kata yang Ayah-bunda ucapkan dapat ia rekam dan menambah perbendaharaan katanya. Suatu ketika, disaat ia sudah mampu berbicara, terkadang tanpa kita sadari ia akan mengucapkan kata - kata yang dahulu sering kita ucapkan di hadapannya. Dengan demikian, penting bagi Ayah-Bunda untuk membacakan cerita dengan kosa kata yang baik dan bermanfaat untuk perkembangan social - emosional si kecil. Berceritalah kepadanya dengan gesture, intonasi, dan mimik yang menyenangkan.

Manfaat Aktivitas ini 
  • Menstimulasi penglihatan bayi 
  • Bonding orang tua dengan bayi 
  • Menstimulasi perkembangan bahasa bayi 

Mainan Gantung di Atas Box Tidur Bayi

"Mainan Gantung"

Cara Merawat Bayi - Diusia 1-2 bulan, pandangan mata bayi baru dapat mengikuti cahaya ataupun objek yang bergerak dari kanan ke sisi tengah ataupun dari sisi kiri ke sisi tengah. Saat usianya menginjak 2-3 bulan, pandangan mata bayi mulai dapat mengikuti objek bayi yang bergerak dari kanan ke kiri atau sebaliknya. Oleh karena itu, menggantungkan sebuah mainan berwarna cerah dapat menstimulasi pandangan bayi untuk mengenali objek bergerak. 

Alat dan Bahan :
Mainan Gantungan Berbawarna Cerah

Cara Bermain : 
Ayah-Bunda dapat menggantungkan mainan berwarna cerah di dekat tempat tidur sikecil. Lebih disarankan bahwa mainan tersebut bergerak ke kanan - kiri, bukan berputar. Biarkan si kecil mengamati mainan yang bergerak saat tertiup angin tersebut. 

Manfaat Aktivitas ini : 
  • Menstimulasi Perkembangan pandangan.
  • Membantu si kecil membedakan objek.
  • Menstimulasi si kecil untuk melacak gerakan.

Pola Berwarna Kontras Untuk Menstimulasi Penglihatan Bayi

"Pola Berwarna Kontras"

Cara Merawat Bayi - Penglihatan bayi belumlah sempurna. Untuk menstimulasi penglihatanya, Ayah-Bunda dapat mengenalkan bayi dengan mainan ataupun gambar yang memiliki warna-warna yang kontras. Akan lebih baik jika warna-warna ini merupakan warna yang cerah, bukan warna pastel. Bunda dapat menggantungkan mainan berwarna cerah ataupun menempelkan pola dengan warna kontras di dekat tempat tidur bayi.

Alat dan Bahan 

Printable pola berwarna kontras (Bisa pula membuat sendiri)

Cara bermain 

Ayah-Bunda dapat menempelkan pola berwarna kontras (merah-hitam-putih) di dekat tempat tidur bayi. Bentuk ppola beragam, misalnya pola zigzag, lingkaran, kotak-kotak, maupun kupu-kupu. Biarkan ia menatap pola tersebut di waktu-waktu bermainya. 

Manfaat Aktivitas ini
  • Menstimulasi penglihatan bayi
  • Mengenalkan bayi pada warna dan pola 
  • Menstimulasi perkembangan kognitif bayi 

Menjemur Bayi Pada Pagi Hari Untuk Mencegah Jaundice

Minggu, 22 Januari 2017

Cara Merawat Bayi -  Mengajak baby berjemur di usia ini, sangat baik untuk kesehatannya. bawalah baby ke sekitar rumah sekitar pukul 7 pagi saat matahari belum terlalu terik. Letakan ia di pangkuang Ayah-Bunda dan berjemurlah hingga 15-30 menit. Posisikan ia terlentang juga tengkurap ya, Bunda. Saat sedang berjemur, Bunda tetap dapat berkomunikasi dengannya. Mengenalkan berbagai jenis bunyi yang ada, seperti hembusan bunyi angin, gemerisik dedaunan, kemericik air, suara kendaraan yang lewat, maupun suara cicit burung. Hal ini bertujuan juga agar bayi dapat mengenal dunia di sekitarnya.

Pada pekan pertamanya, bayi-bayi di Asia wajar jika sedikit berwarna kuning, sehingga disarankan agar bayi dijemur di bawah sinar matahari pagi. Akan tetapi, Ayah-bunda harus hati-hati. Jika baby terlihat jaundice (kulitnya kuning) dab kadar biliruvin-nya melebihi ambang batas, segera bawa baby ke dokter. 

Manfaat Menjemur Baby di Pagi Hari : 

  1. Meningkatkan daya tahan tubuh baby
  2. Meningkatkan bonding orang tua dengan bayi
  3. Mengenalkan cahaya dan suara disekitar bayi
Itulah beberapa manfaat dari menjemur bayi di pagi hari, jika Ayah-Bunda belum tahu ayo lakukan sekarang. Informasi ini saya dapatkan setelah melakukan berbagai reset jadi sudah jelas kebenaranya. Untuk informasi menarik lainya ikutin terus blog Cara Merawat Anak dalam postingan berikutnya. 

Manfaat Mendengarkan Musik Lembut Pada Ibu Hamil

"Mendengarkan Musik"

Pada usia satu pekan pertamanya, bahkan sejak dalam kandungan, Ayah-Bunda dapat memberikan stimulasi kepada baby dengan cara memperdengarkan suara orang mengaji ataupun suara musik yang lembut. Ayah-Bunda juga dapat bercakap-cakap dengannya. Meski terkesan baby tidak dapat memahami ucapan Ayah-Bunda, namun ia mampu menangkap nada suara. Oleh karena itu, bersuaralah dengan nada yang lembut kepadanya. Pada usianya ini, baby baru mampu merespon ucapan Ayah-Bunda dengan melakukan kontak mata. Hal ini juga merupakan bentuk komunikasi yang sangat baik dari Ayah-Bunda untuk meningkatkan bonding antara Ayah-Bunda dengan baby. 

Manfaat Aktivitas ini : 
  • Bonding orang tua dengan baby.
  • Baby memberi perhatian kepada suara.
  • Baby mampu membedakan suara orang-orang yang di sekitarnya.
  • Baby mengenal berbagai irama musik

Refleks Pada Bayi

"Refleks Pada Bayi"

Pada satu bulan pertama kehidupannya, saat Ayah-Bunda menyentuhkan jari di dekat bayi Ayah-Bunda, ia akan refleks mengenggamnya. Refleks mengenggam yang dilakukan bayi ini merupakan hal wajr, disebut juga sebagai refleks palmara grasp. Setelah refleks ini hilang, tangan bayi akan berfungsi meraih sesuatu. Selain refleks tersebut, ada pula beberapa refleks lain pada bayi baru lahir, yaitu refleks rooting, refleks sucking, refleks moro, refleks babinski, serta refleks tonic neck.

Refleks rooting merupakan refleks yang mendorong si bayi menemukan payudara ibu untuk menyusu. Saat Bunda menyentuh pipi si kecil dengan jari Bunda, maka si kecil akan mengarahkan dan membuka mulutnya ke arah jari tersebut. Refleks ini dimiliki bayi baru lahir dan mulai mengilang saat usianya menginjak 4 (empat) bulan. 

Refleks sucking merupakan refleks menghisap. Saat bayi disodorkan jari atau payudara ibu, ia akan menghisapnya. Refleks ini penting agar bayi mendapatkan asupan ASI yang cukup untuk menutrisi tubuh dan menunjang tumbuh kembangnya. Jika sikecil demam atau sedang berada dalam kondisi yang kurang fit, salah satu gejala yang dapat Bunda amati adalah dengan melihat refleks sucking-nya. Jika si kecil menghisap ASI dengan lemah dan tidak mau menyusu, segera konsultasikan ke dokter kepercayaan Bunda.

Refleks moro merupakan refleks tiba-tiba saat bayi mendengar suara atau gerakan yang mengejutkannya. Saat ia terkejut, bayi akan melengkungkan punggungnya, melemparkan kepalanya kebelakang, dan merentangkan tangan dan kakinya. Gerakan ini merupakan refleks mempertahankan diri pada bayi baru lahir

Refleks babinski merupakan gerakan menarik kaki atau jemari kaki yang mengembangkan saat kaki bayi disentuh. Refleks ini ada pada bayi sampai usia mencapai 11-12 bulan. Refleks ini penting untuk mengamati adanya indikasi kalainan sistem motorik utama bayi atau gangguan sistem saraf pusat.

Refleks tonic neck merupakan refleks mempertahankan posisi leher atau kapala yang timbul saat bayi ditelentangkan. Refleks ini timbul saat bayi berusia 1-5 bulan.

Perkembangan Bayi Usia 0-3 Bulan

"Perkembangan Bayi Usia 0-3 Bulan"

Pada awal-awal usianya, si kecil masih beradaptasi dengan kehidupan di luar rahim ibu. Newborn Baby masih banyak menghabiskan waktu dengan tidur dan menyusu. Ibu pun masih beradaptasi dan belajar untuk menyusui dengan baik dan benar. Dengan demikian, aktivitas yang dapat Ayah-Bunda lakukan bersama baby adalah mendampinginya saat ia terbangun dan memberikan rasa nyaman kepadanya dengan cara memenuhi kebutuhannya, yaitu menyusui, menggantikan popok, memandikan, juga menggendongnya.  

Cek Perkembangan Bayi 

Parameter Perkembangan Bayi usia 0-3 Bulan*:

Perkembangan :

  1. Menggerak-gerakan tangan dan kaki (menendang-nendang)
  2. Memutar kapala kearah samping 
  3. Memiringkan tubuhnya 
  4. Refleks mengenggam benda yang menyentuh telapak tangan
  5. Mengenggam benda bertangkai 
  6. Berusaha menggapai benda di dekatnya 
  7. Menatap (Melakukan kontak mata)
  8. Tertawa 
  9. Tersenyum
  10. Membedakan apa yang diinginkan (misal:dot/ASI
  11. Berhenti menangis setelah keinginannya terpenuhi
  12. Menghubungkan orang dengan sesuatu (misal:ibu=menyusu)
  13. Menangis (bentuk komunikasi untuk segala keinginannya)
  14. Mulai bergumam (ohh, uhh, ahh, dsb) 
  15. Berteriak
Aspek Perkembangan
  1. Motorik Kasar 
  2. Motorik Kasar 
  3. Motorik Kasar 
  4. Motorik Halus 
  5. Motorik Halus 
  6. Motorik Halus 
  7. Social-Emosional
  8. Social-Emosional
  9. Social-Emosional
  10. Kognitif
  11. Kognitif
  12. Kognitif
  13. Bahasa
  14. Bahasa
  15. Bahasa
 
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2013. Cara Merawat Anak - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger